Bima Perkasa Lumat Satya Wacana Salatiga Di Laga Uji Coba – Bima Perkasa Yogyakarta menang atas Satya Wacana Salatiga 76-59 di dalam laga persabhabatan. Hasil akhir bukan yang dicari di dalam laga ini.

Di GOR Amongrogo Kota Yogyakarta, duel Bima Perkasa bersama dengan Satya Wacana digelar. Pelatih Bima Perkasa, David Singleton, mencoba banyak game plan bersama dengan memainkan susunan pemain yang berbeda. Ia terhitung berikan kesempatan pada empat rookie untuk unjuk gigi.

Bima Perkasa Lumat Satya Wacana Salatiga Di Laga Uji Coba

“Saya cukup senang bersama dengan prosesnya. Pertandingan berlangsung menarik namun masih banyak yang perlu diperbaiki, seperti yang aku bilang kita perlu benar-benar bekerja keras untuk membangun tim ini,” kata David Singleton

Di awal laga, Singleton turunkan Raylly Pratama, Tifan Pradita, Indra Muhammad, Restu Dwi Purnomo, dan Nuke Tri Saputra. Ia menyimpan Rachmad Febri Utomo dan Azzaryan Pradhitya di bangku cadangan selagi kuarter pertama.

Permainan cepat yang diperagakan roster Bima Perkasa pada kuarter ini membawa tim unggul jauh dari Satya Wacana.

Namun Satya Wacana tak tinggal diam. Tim besutan Efri Meldi itu menyita time out di selagi yang pas selanjutnya perlahan menyusul perolehan angka.

Di kuarter dua, kepemimpinan Febri di atas lapangan bisa menenangkan para pemain sampai kembali menyita alih permainan melalui defense ketat yang sukar ditembus para pemain Satya Wacana.

Sore itu, Bima Perkasa berpesta. Para rookie tak senang ketinggalan dan ambil bagia di kuarter tiga dan empat. David Lavi, Ferdian Ravanelli, Samuel Devin, dan Alvin Kurniawan tidak kalah tenang selanjutnya membawa satu-satunya wakil Yogyakarta di Indonesian Basketball League (IBL) itu unggul sampai kuarter terakhir.

Determinasi yang ditunjukkan Nuke Tri dkk pun mendapat apresiasi dari presiden klub Bima Perkasa, Edy Wibowo. Ia berharap para pemain selalu menunjukkan kerja keras untuk bisa bicara banyak di kompetisi musim depan.

“Bukan skornya yang penting, namun bagaimana kekompakan dan mentalitas mereka tumbuh di dalam tiap pertandingan seperti tadi,” kata Edy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *